Kawat gigi menjadi salah satu opsi bagi Anda yang hendak merapikan susunan gigi dan rahang. Dokter gigi Jogja siap melayani Anda yang ingin melakukan pemasangan kawat gigi.
Penyebab Perlu Memasang Kawat Gigi
Sebelum memutuskan, ketahui dulu berbagai kondisi yang mengharuskan atau memungkinkan Anda menggunakan kawat gigi:
- Gigi tumpang tindih atau terlihat berantakan.
- Jarak antara gigi terlalu renggang.
- Pola gigitan gigi atas dan bawah kurang benar.
- Posisi gigi depan terlalu maju atau terlalu mundur.
- Kesulitan membersihkan plak/adanya bau mulut yang muncul dari lubang dan ruang di antara gigi yang tidak rata.
- Bagian dalam pipi sering tergigit/gusi tergores saat mengunyah/berbicara.
- Nyeri akibat rahang yang tidak sejajar.
- Bicara terganggu sebab susunan gigi tidak beraturan.
Prosedur Pemasangan Kawat Gigi
Prosedur pertama dalam memasang kawat gigi adalah berkonsultasi. Tujuannya adalah agar ortodentis mengetahui permasalahan gigi dan kondisi Anda secara umum.
Selanjutnya, dokter akan memeriksa gigi, rahang, dan mulut Anda. Rontgen gigi mungkin diperlukan dan sifatnya opsional. Rontgen gigi sendiri disarankan pada beberapa kasus. Misalnya, banyak gigi yang tidak tumbuh pada posisinya (gingsul), terdapat sakit gigi hingga ke akar, atau masih ada gigi bungsu. Rontgen perlu dilakukan guna mendeteksi lebih detail posisi gigi dan rahang.
Setelah itu, model gigi pun dibuat. Anda akan diminta menggigit cetakan gigi bertekstur lunak. Hasilnya, terbentuklah pola struktur gigi dan rahang Anda dalam cetakan tersebut.
Pada kasus tertentu, pencabutan gigi mungkin diperlukan. Contohnya, pada gigi yang terlalu bertumpuk atau sesak. Selain pencabutan, penambalan juga bisa jadi dibutuhkan. Di samping itu, pembersihan karang gigi (scaling) juga penting dilakukan sebelum mulai pemasangan. Intinya, semua permasalahan gigi yang mungkin dialami pasien, termasuk juga gusi berdarah, harus dituntaskan terlebih dahulu.
Usai berbagai pemeriksaan dan persiapan awal, mulailah pemasangan kawat gigi dilakukan. Ortodentis akan menentukan jenis kawat gigi yang tepat bagi kasus Anda. Pastikan Anda memilih dokter gigi Jogja yang benar-benar terpercaya agar tidak salah dalam memasang kawat gigi.
Langkah-langkah pemasangan kawat gigi tergantung pada jenis kawat gigi yang dipilih. Jenis-jenis kawat gigi antara lain kawat gigi konvensional (metal/keramik), kawat gigi self-ligating (damon), dan kawat gigi lingual (lingual braces). Ada pula kawat gigi transparan (clear aligner) yang lebih modern.
Selepas pemasangan kawat gigi pun masih ada lagi proses-proses selanjutnya. Ortodentis akan melakukan pengencangan ataupun pembengkokan kawat gigi sesuai kebutuhan. Anda juga harus rajin melakukan kontrol minimal 1 kali dalam sebulan.
Setelah pencopotan kawat gigi masih ada pula proses penggunaan retainer. Alat bantu ortodontik ini berguna untuk mencegah agar gigi tidak kembali seperti saat sebelum dipasang kawat gigi.
Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Proses Pemasangan Kawat Gigi
Yang jelas, ada beberapa hal yang harus diingat oleh pasien dalam prosesnya memasang kawat gigi. Ada poin-poin penting yang perlu dipertimbangkan.
Pertama, perasaan tidak nyaman dan efek samping yang mungkin muncul. Dalam hal ini, masalah kesehatan mulut bisa mengintai. Namun, dokter biasanya akan memberikan obat pereda untuk membantu mengurangi rasa nyeri. Apalagi proses pemasangan kawat gigi merupakan perjalanan yang bisa dibilang amat panjang. Rata-ratanya adalah 2 tahun.
Kedua, soal budget yang perlu dipersiapkan sebaik mungkin. Pasalnya, pemasangan kawat gigi membutuhkan biaya yang tidak sedikit. Harganya mulai jutaan hingga puluhan juta rupiah.
Jika Anda sudah yakin melakukan pemasangan kawat gigi, segera jadwalkan kunjungan Anda ke dokter gigi. Pastikan Anda mendapatkan dokter gigi Jogja terbaik untuk pemasangan kawat gigi yang aman dan sesuai prosedur. Dengan begitu, tujuan estetika dan kesehatan yang ingin Anda capai dari pemasangan kawat gigi dapat terpenuhi.